Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan limbah beton sebagai pengganti agregat kasardengan menggunakanMetode Doe dan SNI 03-2847-2013 Tentang Beton. Limbah beton berupa limbah yang berasal dari bongkaran kontruksi bangunan. Secara visual, limbah beton berupa material yang keras seperti layaknya agregat, tetapi apakah limbah beton juga memiliki karakteristik yang setara dengan agregat. Jika karakteristik limbah beton sesuai dengan persyaratan yang ditentukan maka limbah beton tersebut dapat dimanfaatkan untuk bahan campuran beton.Untuk itu dilakukan beberapa pengujian untuk mengetahui sifat-sifat fisik agregat (terutama limbah beton). Kemudian dilakukan pembuatan benda uji dengan prosentase sebesar 0%, 25%, 50%, 75% dan 100% dari berat agregat kasar, benda uji yang dibuat berupa silinder beton dengan ukuran 150 mm x 300 mm. Pengujian beton dilakukan dengan alat uji kuat tekan beton, pengujian beton dilakukan pada umur beton 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Hasil pengujian tersebut menunjukan hasil kuat tekan beton murni atau tanpa campuran limbah beton 0% pada umur 28 hari sebesar 204.98 kg/cm². sedangkan hasil kuat tekan beton dengan menggunakan limbah beton sebagai pengganti agregat kasar pada umur 28 hari dengan prosentase 25%, 50%, 75% dan 100% hasil kuat tekan rata-rata yang dihasilkan sebesar 130,86 kg/cm², sehingga tidak ditemukan persentase optimum pada proporsi agregat kasar. Karena itu perlu di buat penelitian yang berkelanjutan tentang penggunaan limbah beton, untuk menghasilkan hasil yang lebih baik.


KOMENTAR